Skip to main content

Kodim 0727 Karanganyar Gelar Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil

KARANGANYAR - Kodim 0727/Karanganyar menyelenggaraan kegiatan peningkatan kemampuan Aparat Komando Kewilayahan tersebar Tahun 2022. Dengan mengusung tema "Melalui kegiatan peningkatan kemampuan Aparat komando kewilayahan tersebar kita tingkatkan profesionalisme Aparat komando kewilayahan tersebar dalam mengimplementasikan kegiatan pembinaan teritorial untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan di wilayah", bertempat di aula Makodim, Kamis 24 November 2022. 

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama, S.I.P., diwakili Kasdim Kapten Arh Heru Nugroho, pada kegiatan tersebut mengatakan semoga kegiatan ini dapat memberikan makna bagi peningkatan kemampuan teritorial yang dimiliki prajurit TNI di wilayah Kodim 0727/Karanganyar dalam mendukung tugas pokok TNI.

Ditambahkan Kasdim, kegiatan ini guna menciptakan dan melahirkan sosok insan teritorial yang mampu serta mumpuni bekerja di lapangan yang searah, sejalan dengan visi dan misi TNI.

Salah satu tugas TNI sebagaimana tertuang dalam UU RI Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, dengan menyelenggarakan perencanaan, pengembangan, pengerahan dan pengendalian wilayah untuk kepentingan pertahanan di darat, sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta). 

Pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat selama ini diimplementasikan melalui berbagai kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Ditilik dari perkembangan sejarahnya, Binter merupakan proses institusionalisasi dari strategi Militer yang menempatkan perang gerilya sebagai strategi utamanya. Proses institusionalisasi strategi perang gerilya yang sebenarnya bersifat tentatif ini, bergeser menjadi bagian permanen dari strategi pertahanan nasional sejak pengadopsian doktrin Sishanta.

Wilayah Solo Raya adalah bagian integral dari NKRI yang merupakan central of gravity dari wilayah nusantara, sehingga bisa dikatakan bahwa wilayah Solo Raya merupakan barometer dari perkembangan Ipoleksosbud Hankam yang terjadi di tanah air. Gejolak sekecil apapun yang terjadi di wilayah Solo Raya akan berpengaruh dan berpotensi memicu aksi serupa di wilayah lainnya. 

Namun demikian, sampai saat ini stabilitas keamanan di wilayah Jateng dan Solo Raya telah dapat tercapai melalui kerja keras dan kerjasama antara TNI dengan komponen Bangsa lainya,"pungkas Kapten Heru.(Tr-Kra27)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->