Rapat Evaluasi Program MBG, Pemkab Klaten Perkuat Sinergi Pengawasan Dan Pelaksanaan Di Lapangan
Ditulis pada: Mei 07, 2026
KLATEN – Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Klaten yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah evaluasi sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, aman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pelajar dan kelompok prioritas penerima manfaat.
Rapat evaluasi dipimpin langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Gizi Nasional, para camat se-Kabupaten Klaten, serta unsur pelaksana dan mitra penyelenggara program.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Klaten M. Aria Rosyid, Wakapolres Klaten Heru Sanusi, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Joko Purwanto, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klaten Edi Sulistio Utomo, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Klaten Much Nasir, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Klaten Agus Suprapto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Anggit Budiarto, Kepala BPKPAD Kabupaten Klaten Fadzar Indriawan, Korwil Badan Gizi Nasional Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama, perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), perwakilan yayasan mitra penyelenggara SPPG, hingga seluruh camat se-Kabupaten Klaten.
Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa Program MBG merupakan amanah pemerintah yang harus dilaksanakan secara serius dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak terkait. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga integritas, disiplin dan sinergi seluruh unsur pelaksana di lapangan.
“Program MBG adalah amanah pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Karena itu seluruh pihak harus bekerja dengan tanggung jawab dan integritas,” ujar Bupati Klaten.
Ia menambahkan bahwa evaluasi dan pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program benar-benar berjalan baik, aman serta memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di Kabupaten Klaten.
Pemerintah Kabupaten Klaten, lanjutnya, ingin memastikan tidak ada kendala yang menghambat distribusi maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.
“Tujuan pengawasan MBG adalah memastikan program ini benar-benar berjalan dengan baik, aman dan memberikan manfaat bagi anak-anak di Kabupaten Klaten. Kami berharap program ini menjadi bagian dari upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P dalam dalam sambutannya menjelaskan bahwa cakupan Program MBG di Kabupaten Klaten saat ini tergolong sangat besar. Tercatat terdapat 114 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 265 ribu siswa dan masyarakat.
“Jumlah tersebut sangat besar sehingga membutuhkan pengelolaan yang disiplin, profesional dan terkoordinasi dengan baik,” ungkap Dandim.
Menurutnya, Program MBG merupakan program strategis dan sangat mulia karena tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, namun juga memiliki dampak luas terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
“Program MBG tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ke depan, program ini direncanakan bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih agar kebutuhan bahan baku dapat disuplai secara teratur dan mendukung perekonomian kerakyatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa Kodim 0723/Klaten telah ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Klaten sebagai bagian dari satuan tugas yang memiliki tanggung jawab dalam pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program di wilayah.
“Kami telah ditunjuk oleh Bupati Klaten sebagai bagian dari Satgas yang bertugas mengawasi, mengontrol serta mendukung pelaksanaan Program MBG di wilayah Kabupaten Klaten,” tegas Dandim.
Dandim juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas sektor guna mengatasi setiap hambatan yang muncul di lapangan secara bersama-sama.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga koordinasi dan menyelesaikan setiap kendala secara bersama-sama agar pelaksanaan program berjalan optimal,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Korwil Badan Gizi Nasional Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memiliki tujuan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga tingkat desa.
Menurutnya, Badan Gizi Nasional berharap seluruh potensi lokal seperti UMKM, petani, peternak hingga supplier lokal dapat terlibat aktif sebagai penyedia bahan baku kebutuhan program dengan tetap memperhatikan kualitas serta standar keamanan pangan.
“Program MBG diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan membantu mengurangi angka pengangguran karena sebagian besar tenaga kerja berasal dari warga lokal,” ujar Yoga Angga Pratama.
Ia menjelaskan bahwa cakupan penerima manfaat Program MBG tidak hanya menyasar siswa sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui serta balita. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pendataan dan perluasan layanan bagi kelompok prioritas tersebut agar pelayanan dapat menjangkau seluruh sasaran secara maksimal.
Selain itu, Yoga Angga Pratama juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan program. Sebagai bagian dari evaluasi, terdapat beberapa SPPG yang untuk sementara dihentikan operasionalnya karena belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Oleh karena itu, seluruh pihak diminta meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme dan kepatuhan terhadap SOP agar Program MBG di Kabupaten Klaten dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Klaten berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menghasilkan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, Badan Gizi Nasional serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Klaten demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas. (Red)