Jembatan Perintis Garuda Di Manisrenggo Resmi Beroperasi, Wujud Sinergi TNI, Pemerintah Dan Masyarakat Tingkatkan Konektivitas Warga
Ditulis pada: Juli 24, 2026
KLATEN – Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Kranggan dan Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, resmi beroperasi setelah diresmikan secara serentak bersama pembangunan Jembatan Perintis Garuda se-Provinsi Jawa Tengah.
Peresmian di wilayah Kabupaten Klaten dilaksanakan di Kali Klegung, Dukuh Sidorejo, Desa Kranggan, Kamis, (23/7/2026) dengan dipimpin langsung oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Prosesi ditandai dengan pemotongan pita dan penekanan tombol sirene sebagai simbol resmi beroperasinya jembatan, sementara secara terpusat kegiatan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama kurang lebih 20 tahun mendambakan akses penyeberangan yang aman dan layak. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, membuka akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Desa Kranggan dan Desa Leses.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, Wakapolres Klaten Kompol Sanusi, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuruddin, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Klaten Agus Prihadi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten Slamet, S.H., M.Si., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Dr. Mohammad Amrullah, S.H., M.H., Camat Manisrenggo Wachyu Adi Pratomo, S.P., M.Si., Danramil 12/Manisrenggo Kapten Czi Mujianto, Kapolsek Manisrenggo AKP Fajar Dambudi, S.H., para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, Kepala Desa Kranggan Harjito, kepala desa se-Kecamatan Manisrenggo, relawan, serta ratusan warga masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan hingga selesai. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi terkait dan masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, maupun doa sehingga pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat terlaksana dengan baik. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI dan masyarakat merupakan kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat," ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa peresmian jembatan bukan sekadar penanda selesainya pembangunan fisik, melainkan simbol semangat gotong royong, persatuan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. TNI, lanjutnya, akan terus hadir bersama rakyat sebagai bagian dari solusi dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.
"Jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses menuju pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah. Mari kita jaga dan rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kranggan Harjito mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Kurang lebih 20 tahun masyarakat memimpikan adanya jembatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Klaten, dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga hari ini jembatan dapat diresmikan. Kehadiran jembatan ini sangat membantu kehidupan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi masyarakat Desa Kranggan dan Desa Leses. Setelah penantian hampir 20 tahun, akhirnya jembatan ini dapat dinikmati bersama. Semoga mampu memperlancar transportasi, meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadi penghubung yang memberikan manfaat luas bagi warga," kata Bupati.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sesuai kapasitasnya agar usia pakainya dapat berlangsung lama.
Pada jembatan Perintis Garuda Desa Kranggan, dibangun di atas Kali Klegung dengan panjang 42 meter dan lebar 1,2 meter. Infrastruktur tersebut menghubungkan Desa Kranggan dan Desa Leses dengan jumlah penerima manfaat sekitar 1.600 kepala keluarga, terdiri atas 700 kepala keluarga di Desa Kranggan dan 900 kepala keluarga di Desa Leses.
Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, diharapkan akses antarwilayah semakin terbuka, distribusi hasil pertanian semakin lancar, aktivitas sosial masyarakat meningkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan. Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen Kodam IV/Diponegoro bersama Kodim 0723/Klaten dan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red)