Skip to main content

Gerakan Serentak PSN Desa Pereng Klaten, Babinsa Prambanan Ajak Warga Cegah DBD

3c.jpg


 

KLATEN – Upaya mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk terus diperkuat di wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Babinsa Desa Pereng Koramil 09/Prambanan Kodim 0723/Klaten, Serda Eko Susila, mewakili Komandan Koramil 09/Prambanan menghadiri kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilaksanakan di Dusun Karangelak, Desa Pereng Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, Jumat (21/8/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah bersama lintas sektor untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi salah satu vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Melalui gerakan PSN, masyarakat didorong untuk secara aktif menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memutus siklus perkembangbiakan nyamuk sejak dari tempat-tempat yang berada di sekitar rumah.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya dilakukan melalui pemantauan lingkungan secara umum, tetapi juga disertai pemeriksaan langsung atau inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah warga. Petugas bersama unsur terkait mengecek kondisi kamar mandi, bak atau tempat penampungan air, ember, wadah-wadah yang berpotensi menampung air, serta bagian lingkungan rumah lainnya yang memungkinkan menjadi tempat berkembangnya jentik-jentik nyamuk.

 

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mengetahui ada atau tidaknya jentik nyamuk sekaligus memberikan edukasi secara langsung kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan tempat penampungan air. Warga juga diingatkan agar tidak membiarkan wadah yang dapat menampung air berada dalam kondisi terbuka atau tidak terawat.

 

Babinsa Desa Pereng Serda Eko Susila mengatakan, kegiatan PSN merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, pencegahan penyakit akibat nyamuk tidak cukup hanya mengandalkan petugas kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masing.

 

“Gerakan PSN ini merupakan langkah preventif yang sangat penting. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, kita dapat mengendalikan perkembangan jentik-jentik sejak dini dan mencegah penyebaran penyakit, khususnya Demam Berdarah,” ujar Serda Eko Susila.

 

Ia menambahkan, Babinsa bersama unsur pemerintahan desa, tenaga kesehatan dan masyarakat akan terus mendorong kesadaran warga untuk menjadikan pemberantasan sarang nyamuk sebagai kegiatan rutin. Kebersihan lingkungan, kata dia, harus menjadi kebiasaan bersama dan tidak hanya dilakukan ketika terjadi peningkatan kasus penyakit.

 

“Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Jangan menunggu sampai ada warga yang terkena DBD baru kemudian melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Lebih baik kita mencegah sejak awal dengan rutin menguras, menutup dan membersihkan tempat-tempat yang dapat menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk,” katanya.

 

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Prambanan Rasidi, S.IP., M.Si., Sekdes Pereng Nining Rochani S., Kepala Puskesmas Prambanan dr. Rita Royani, serta Pendamping Desa dari Kecamatan Siti Farih R. dan Yuli. Kehadiran unsur lintas sektor tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, tenaga kesehatan dan pendamping desa dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit di tengah masyarakat.

 

Kepala Puskesmas Prambanan dr. Rita Royani dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengendalian jentik nyamuk. Lingkungan rumah menjadi salah satu titik penting yang harus mendapatkan perhatian karena tempat penampungan air yang tidak terkontrol dapat menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

 

Karena itu, pemeriksaan rumah warga dalam kegiatan PSN diarahkan untuk memastikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dapat segera dibersihkan. Selain menemukan dan memberantas jentik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami cara sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mencegah berkembangnya nyamuk.

 

Gerakan PSN juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi meluasnya penyakit Demam Berdarah di wilayah Kecamatan Prambanan. Dengan pengendalian jentik secara berkala dan peningkatan kebersihan lingkungan, diharapkan rantai perkembangbiakan nyamuk dapat ditekan sehingga risiko penularan penyakit dapat diminimalkan.

 

Pemerintah Kecamatan Prambanan bersama Pemerintah Desa Pereng dan unsur terkait juga mendorong warga agar tidak hanya berfokus pada kebersihan di dalam rumah, tetapi memperhatikan lingkungan sekitar. Saluran air, halaman, tempat penampungan air, barang bekas dan berbagai wadah yang berpotensi menampung air hujan perlu diperiksa secara berkala.

 

Babinsa sebagai bagian dari aparat kewilayahan memiliki peran untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur TNI dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat dan aman dari ancaman penyakit.

 

Melalui gerakan serentak tersebut, masyarakat Desa Pereng diharapkan semakin memahami bahwa pemberantasan sarang nyamuk merupakan tanggung jawab bersama. Langkah sederhana seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air dan memanfaatkan atau membuang barang bekas yang dapat menampung air menjadi bagian penting dalam memutus siklus hidup nyamuk.

 

Selain itu, warga diimbau untuk segera melaporkan kepada tenaga kesehatan atau perangkat wilayah apabila menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk maupun apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit yang perlu mendapatkan pemeriksaan medis.

 

Sinergi lintas sektor melalui kegiatan PSN di Dusun Karangelak diharapkan dapat menjadi penggerak bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya pencegahan yang dilakukan secara rutin dinilai lebih efektif dalam mengendalikan perkembangan jentik nyamuk sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

 

Kodim 0723/Klaten melalui jajaran kewilayahannya akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat edukasi, pendampingan dan koordinasi, sehingga tercipta lingkungan yang semakin bersih, sehat dan memiliki ketahanan terhadap berbagai ancaman penyakit.

 

Gerakan Serentak PSN di Desa Pereng menjadi penegasan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan kepedulian, gotong royong dan kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten, masyarakat bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait dapat mencegah berkembangnya nyamuk serta mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah di wilayah Kecamatan Prambanan. (Red)

 

Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->