Skip to main content

Komunikasi Publik Melalui Pertunjukan Rakyat Di Kecamatan Tawangmangu

KARANGANYAR – Diseminasi Informasi Kebijakan Publik Bersama Para Pihak yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, diselenggarakan pada Kamis (16/6) pagi, di Hotel Grand Bintang Jl. Raya Lawu Karangkulon Tawangmangu. Acara tersebut dihadiri oleh Komisi A DPRD Kabupaten Karanganyar, Forkopimcam Tawangmangu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, serta Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Forum Komunikasi Media Tradisional kabupaten Karanganyar, Ketua Koordinator Wilayah Seniman se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa program ini merupakan program dan kegiatan yang diselenggarakan pemerintah kepada masyarakat, agar masyarakat tahu kebijakan yang dirancang serta diimplementasikan oleh Pemerintah kepada masyarakat. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam seluruh proses kebijakan, menjadikan sebuah kebijakan bisa diimplementasikan secara efektif, efisien, berdaya guna, dan memiliki kemanfaatan yang berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat.

Agar masyarakat merasa ikut memiliki, handarbeni dan mendukung penuh pelaksanaannya, masyarakat harus mendapatkan informasi yang tepat, benar, akurat, dan meminimalisir disinformasi terkait kebijakan tersebut. Sosialisasi, edukasi informasi sangat dibutuhkan untuk ditujukan kepada masyarakat luas. Apalagi di era disrupsi informasi dalam perkembangan dunia digital yang sangat cepat, peredaran hoaks seperti jamur di musim penghujan harus senantiasa mendapatkan perhatian.

Dinas Komunikasi dan Informatika bermitra dengan para seniman yang tergabung dalam Forum Media Tradisional Kabupaten Karanganyar dalam kaitannya kerja-kerja diseminasi informasi publik. Beberapa materi yang disampaikan di antaranya, Kesenian Tradisional sebagai Media Diseminasi Informasi, Tantangan Pertunjukan Rakyat Di Era Digital, Pertunjukan Virtual Peluang Meraih Cuan, serta Pengembangan Pertunjukan Rakyat Sebagai Ekonomi Kreatif.

"Para nara sumber yang kompeten dalam kebijakan publik, memahami betul kharakteristik konstituen di daerah pemilihannya. Kita berharap, materi yang disampaikan oleh para narasumber akan menguatkan peran tugas FK Metra selaku mitra pemerintah dalam diseminasi informasi publik. Diskusi yang berjalan nanti juga diharapkan bisa memberikan pencerahan bagaimana seni budaya bisa berkolaborasi dengan teknologi di era ekonomi kreatif," tuturnya.(Sw-Kra27)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->