Skip to main content

Meningkatkan Peran Ormas Dalam Ketahanan Masyarakat Jelang Pemilu Damai Tahun 2024

KARANGANYAR — Bertempat di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilaksanakan Kegiatan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, Sinergitas Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan Dalam Rangka Mendukung Pemilu Damai Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kesbangpol kabupaten Karanganyar sebagai penanggung jawab Bambang Sutarmanto, S. Sos.,M.M., Kakesbangpol Karanganyar. Turut hadir Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama diwakili Mayor Chb Sutaryanta Kepala Staf Kodim.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono mengatakan, seluruh organisasi masyarakat ormas memiliki peran strategis dalam pesta demokrasi Pemilu 2024, diharapkan dapat mampu menjadi jembatan penghubung kultural untuk menciptakan pemilu damai adil kondusif.

Pentingnya melaksanakan pemilu di tahun 2024 di kabupaten Karanganyar dengan semangat agar berjalan damai, jujur, adil dan kondusif, untuk mewujudkan Pemilu damai tidak hanya sekadar wacana atau slogan, tetapi harus diimplementasikan dalam tindakan nyata.

Bahwa tanggung jawab menjaga situasi aman dan kondusif tidak hanya terletak pada pihak TNI/Polri serta pemerintah daerah, melainkan juga melibatkan peran semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat/LSM, calon peserta Pemilu beserta pendukungnya.

Mari kita berkomitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan Pemilu di kabupaten Karanganyar agar terlaksana dengan suasana yang aman, damai, lancar, dan kondusif

Mayor Chb Sutaryanta dengan tema "Meningkatkan Peran Ormas Dalam Ketahanan Masyarakat Jelang Pemilu Damai Tahun 2024.

Ormas memiliki kedekatan dengan masyarakat, karena turut serta memberikan pelayanan dasar terutama kepada mereka yang belum tersentuh oleh pemerintah. Selain itu, ormas juga di bentuk berdasarkan kesamaan karakteristik seperti agama atau suku, sehingga ikatan dengan anggotanya menjadi lebih kuat.

Peran ormas dalam peserta pemilu sebagai berikut :

Berkonsolidasi merajut semangat persatuan dan kesatuan bangsa, terlepas pilihan politik.

Membaca dan menyamai informasi yang benar di media sosial.

Melakukan edukasi terkait pemilu kepada organisasi di masyarakat.

Terlibat aktif dalam tahapan pemilu dengan memberikan masukan dan dukungan kepada penyelenggara pemilu.

Mendukung ormas berperan aktif  sebagai penyeimbang dan pemenang jika terjadi gesekan.

Menegaskan komitmen ormas untuk mendukung penyelenggaraan pemilu.

Menggelar pertemuan rutin dengan ormas.

Menggelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipasi kepada ormas.

Menghimbau ormas menyiapkan kader pemimpin sebagai penyelenggara maupun peserta pemilu.

Tantangan yang harus di waspadai adanya praktek money politik kemungkinan akan lebih terpampang nyata, tidak seperti pemilu sebelumnya yang lebih banyak dilakukan saat menjelang hari pemungutan suara atau yang populer disebut serangan fajar.(Aw-Kra27)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->